Langsung ke konten utama

[REVIEW] Novel "SANG ALKEMIS" Karya PAULO COELHO


Identitas Buku
1. Judul Buku: Sang Alkemis
2. Nama Penulis: Paulo Coelho
3. Tahun Diterbitkan: Edisi aslinya terbit tahun 1988, sedangkan edisi Bahasa Indonesia oleh Gramedia Pustaka Utama misalnya tahun 2021.
4. Nama Penerbit (Bahasa Indonesia): Gramedia Pustaka Utama
5. Jumlah Halaman: 224 halaman (untuk edisi Gramedia).
6. Harga Buku: Sekitar Rp80.000-Rp100.000, tergantung edisi dan toko.
7. Nomor ISBN: 9786020656069 (untuk edisi Gramedia).

Okey, kembali lagi dengan buku terjemahan, kali ini buku berjudul Sang Alkemis karya Paulo Coelho. Buku ini merupakan buku bergenre fiksi petualangan dibalut dengan budaya dan filsafat yang membuat pembaca merenung disetiap tempat yang disinggahi oleh tokoh utama. Premis yang sederhana dengan karakter-karakter yang unik dan kadang misterius membuat pembaca penasaran dengan kelanjutan cerita. Ada beberapa sejarah dan fakta-fakta menarik yang diselipkan dalam buku ini membuat plot yang ada tidak hambar.

Perkembangan tokoh utama juga sangat bagus, kita tidak hanya melihat tokoh yang awalnya naif kemudian berubah menjadi sosok yang luar biasa dalam waktu sekejap. Tapi kita disuguhkan perjalanan yang sedikit demi sedikit membuat tokoh utama berpikir dan akhirnya bisa melangkah maju.

Salah satu kutipan yang saya suka dari buku ini adalah:
"Saat kamu menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta akan bersatu untuk membantumu mencapainya."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[REVIEW] Novel "LAUT BERCERITA" Karya Leila S. Chudori

Novel karya Leila S. Chudori ini adalah sebuah karya fiksi yang menceritakan perjuangan aktivis kampus yang berjuang melawan kekejaman orde lama. Pembuatan novel ini juga dibuat berdasarkan riset dari hasil wawancara dengan narasumber-narsumber yang mengalami secara langsung kekejaman pada masa itu dan para ahli serta penduduk Sebuah novel yang menyuguhkan berbagai macam pengalaman, perasaan, pengetahuan dan juga kepahitan yang dirasakan oleh orang-orang diluar sana atau mungkin disekitar kita yang tak terungkap atau sengaja tak diungkapkan. Lelaki bernama Biru Laut Wibisono yang akrab dipanggil Laut oleh keluarga maupun kawan-kawannya adalah seorang yang pendiam namun dipikirannya terdapat ide-ide dan keyakinan yang kuat akan keinginannya untuk mengubah negara Indonesia yang dikuasai oleh rezim penguasa orde baru yang mengkekang kebebasan berpendapat warga negaranya. Pembukaan cerita ini ialah sebuah ending yang menggambarkan bagaimana seorang Laut bertemu dengan laut secara harfiah. ...

Korupsi dan Budaya Memberi Suku Sunda

Dalam budaya sunda, ketika seseorang akan berterima kasih, maka ia akan memberikan sesuatu. Entah dalam bentuk uang maupun hal lainnya. Akan tetapi dalam pasal undang-undang yang mengatur tentang korupsi disebut bahwa pemberian sesuatu kepada seseorang dengan maksud tertentu maka itu dikategorikan ke dalam suap atau gratifikasi yang termasuk dalam bentuk-bentuk korupsi. Hal ini yang terkadang membuat para guru atau dosen dibuat serba salah ketika ada muridnya yang telah lulus sekolah atau kuliah yang memberikan sesuatu kepada mereka dengan maksud berterima kasih. Hasinya, ada yang menerimanya karena tidak enak, ada yang menerimanya karena memandang hal itu sebagai budaya adat orang sunda, dan ada juga yang menolak karena merasa hal itu melanggar aturan. Ketiga tindakan itu jika dilihat dari sisi aturan dan budaya secara bersamaan maka tidak ada yang salah dan benar secara mutlak. Yang menjadikan hal itu salah adalah ketika oknum yang menerima ‘rasa terima kasih’ itu dengan mengiming-im...

[REVIEW] Novel "NAMAKU ALAM 1" Karya Leila S. Chudori

Sebelum masuk ke pembahasan, novel ini adalah buku kedua yang direview di blog ini, dan entah kenapa lagi-lagi karya Leila S. Chudori. Novel ini memiliki  latar yang hampir mirip dengan buku Laut Bercerita meskipun memiliki cerita yang jauh berbeda dengan tokoh yang berbeda pula. Nah, mari kita mulai review novel ini. Awal membaca novel ini, pembaca akan disuguhkan sebuah suasana muram, ditambah ilustrasi bab yang cukup membingungkan dan menarik minat mata untuk menjelajahi makna dibalik gambar unik tersebut. Hal yang menarik dalam novel ini adalah ketika setiap tokoh memiliki karakter yang khas dan dihidangkan dengan baik oleh penulis sehingga kita cepat akrab dengan dialog maupun tingkah tokoh-tokoh tersebut. Beberapa konflik antar tokoh juga seringkali diselesaikan dengan cara yang tidak terduga, seperti ketika Trimulya teman satu SMA Alam yang dibully oleh geng Denny sehingga dia harus pindah sekolah dan dipertemukan kembali dengan Alam secara tidak terduga. Tentu saja suasana ...