Film ini bercerita tentang Moko yang merupakan sandwich generation. Dia harus menghidupi keluarganya setelah kakak tertua dan suaminya meninggal dunia. Moko harus rela melepas peluang S2 nya dan bekerja sembari mengurus saudara serta kerabatnya. Film ini dibawakan dengan plot yang cukup kompleks tetapi mudah untuk dimengerti. Dialog antar tokoh juga cukup relate dengan kehidupan nyata. Peranan Moko dan yang lain juga dibawakan dengan sangat baik. Dalam film ini, kita diajak untuk selalu bersyukur dan berusaha saling memahami antar keluarga. Termasuk memahami diri sendiri. Seperti Moko yang berusaha membahagiakan keluarga dan orang-orang disekitarnya, Dia juga harus sesekali menepi dan memberikan cinta untuk dirinya sendiri.
Film ini bercerita tentang seorang pembuat game bernama Jimmy yang sedang terpuruk dan memutuskan melakukan pelesiran untuk menemui seseorang yang pernah hadir dalam hidupnya, Ami. Ditengah perjalanannya ia bertemu banyak orang dan teringat dengan pertemuannya dengan Ami 18 tahun yang lalu saat mereka sedang bekerja bersama di tempat Karaoke. Film ini membawakan cerita dengan transisi waktu yang cukup dinamis dimana tiap momen tersambung dengan baik antara masa kini dan masa lalu. Penempatan plot twist diawal cerita dan pengungkapannya diakhir cerita juga cukup rapih sehingga emosinya dapat tersampaikan dengan baik. Pesan dalam film ini yang cukup berkesan adalah jika kamu lelah, tidak apa-apa beristirahat sejenak. Seperti yang dikatakan ayah Jimmy "Istirahat mempersiapkan jalan yang panjang". Selain itu, film ini juga menunjukkan bahwa dengan mengunjungi tempat-tempat baru, bertemu orang-orang baru, dan mencoba hal-hal baru, dapat membantu kita pulih, dari segala...